Wednesday, April 8, 2015

Swordsman Online Indonesia - Event My Guild, My Family



Swordsmania, kali ini Tim Swordsman mengadakan event menarik untuk kalian yang suka berfoto di ingame. Kalau dulu ada event foto character bersama couple kalian, nah event kali ini, kalian harus berfoto bersama teman-teman di guild kamu!

Syarat dan Ketentuan:

  1. LIKE Fanpage  (on.fb.me) dan JOIN di Group Official Swordsman Online Indonesia  (on.fb.me)
  2. Peserta harus login character di game kemudian berfoto (screenshot) dengan anggota-anggota Guild (minimal 3 anggota lain dari Guild)
  3. Diperbolehkan menggunakan action/pose semenarik mungkin
  4. Nick Character dan Nama Guild harus terlihat jelas dalam Screenshot
  5. Hasil Screenshot di upload  (www.facebook.com) di Album Foto yang sudah disediakan oleh admin pada Group Official Swordsman Online Indonesia.
  6. Pada Caption Foto yang sudah di upload, dituliskan MOTTO Guild peserta berikut nama Guildnya. Cth: isi motto (Nama Guild)
  7. Diperbolehkan men-TAG grup facebook Guild-nya (jika ada)
  8. Dari tiap Guild hanya boleh memberikan maksimal 2 Foto.
  9. Pemenang akan dipilih berdasarkan keindahan foto dan moral masing-masing foto.
  10. Keputusan juri adalah MUTLAK.
  11. Event ini tertutup bagi semua Tim Perfect Game.


JUARA 1-3

Hadiah Pemenang Juara 1-3 Event My Guild, My Family:

  • Juara 1: 300G + 30 Golden Gunner Pack + 30 Requiem Box + 30 Mystic Box
  • Juara 2: 150G + 20 Golden Gunner Pack + 20 Requiem Box + 20 Mystic Box
  • Juara 3: 100G + 10 Golden Gunner Pack + 10 Requiem Box + 10 Mystic Box


NB: hadiah untuk semua anggota guild


FAVORITE SWORDSMAN

Syarat dan Ketentuan Favorite Swordsman:

  1. Peserta sudah melakukan syarat dan ketentuan diatas.
  2. SHARE foto tersebut di timeline Facebook kamu
  3. TAG Fanpage Swordsman Online Indonesia
  4. TAG minimal 5 orang teman di Facebook kamu dengan kalimat ajakan yang menarik
  5. Pemenang ditentukan dengan LIKE terbanyak.
  6. Share sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan LIKE terbanyak.
  7. Hadiah diberikan kepada pemilik foto (bukan untuk semua anggota guild)
    HADIAH: 400G + 40 Golden Gunner Pack + 40 Requiem Box + 40 Mystic Box


Menarik sekali bukan? Ayo segera ajak anggota Guild kamu untuk berfoto bersama dan jadikan Guildmu JUARA Event My Guild, My Family.+



Sumber: http://sm.perfectgame.co.id/event/my...uild-my-family

Tuesday, January 6, 2015

Pascatragedi QZ850, Penjualan Tiket AirAsia di Surabaya Normal



Jakarta - Pasca tragedi jatuhnya AirAsia QZ8501 di perairan Karimata, loket penjualan tiket maskapai penerbangan AirAsia nampak normal. Seperti loket penjualan di Plaza Tunjungan, Surabaya, Jawa Timur masih terlihat ramai.

Seorang warga Surabaya, Amran mengaku tidak khawatir terbang dengan AirAsia meski ada tragedi QZ8501. Menurut Amran tragedi tersebut bukan karena faktor pesawatnya.

"Nggak, nggak ada rasa khawatir. Toh kecelakaan itu juga karena alam, bukan karena manusianya atau pesawatnya." Kata Amran di loket AirAsia Plaza Tunjungan, Selasa (6/1).

Senanda dengan Amran, warga Darmo Permai Surabaya, Hendri mengaku tak memiliki rasa was-was untuk kembali menaiki AirAsia. Menurut Hendri, tak hanya AirAsia, maskapai penerbangan lain juga pernah mengalami insiden. 

"Saya anggap semua pesawat saja sama. Memang biasanya saya pakai Air Asia," akunya.

Soal tak dibukanya lagi AirAsia rute Surabaya-Singapura, Hendri sangat menyayangkan.

"Cuma kalau mau ke Singapura mungkin pakai pesawat lain. Kan, katanya rute ke sana ditutup. Ya kita pilih pesawat yang ada rute ke sana saja," tutupnya.

AirAsia Tak Bisa Disalahkan, Menteri Perhubungan Bertanggung Jawab

AirAsia Tak Bisa Disalahkan, Menteri Perhubungan Bertanggung Jawab
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan 
JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengatakan, terlepas legal atau ilegalnya penerbangan maskapai AirAsia rute Surabaya-Singapura, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan harus bertanggung jawab.
Menurutnya, yang berhak memberikan kelaikan dan izin terbang lintas negara sebuah maskapai penerbangan Menteri Perhubungan.
"Menhub yang harus bertanggung jawab. Kelaikan terbang apalagi lintas negara, itu atas izin dan tanda tangan menhub langsung," Kata Bambang saat dihubungi wartawan, Selasa (6/1/2015).
Bambang mengatakan, pihak maskapai tidak bisa disalahkan karena bersifat pasif. Sementara Menhub bersifat aktif. Sebagaimana UU No 1 tahun 2009 pasal 122 (2) tentang penerbangan disebutkan bahwa jaringan dan rute penerbangan luar negeri ditetapkan oleh menteri berdasarkan perjanjian angkutan antar negara.
"Undang-undang itukan sudah jelas. Kementerian Perhubungan yang perlu diinvestigasi dan dilakukan penyidikan," ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan Bambang, dengan tragedi jatuhnya AirAsia QZ8501 jurusan Surabaya-Singapura, harusnya Kemenhub tak membekukan izin.
Dengan membekukan izin, justru Kemenhub telah melakukan pelanggaran UU No 8 (1) tahun 199 tentang perlindungan konsumen. "Masyarakat jadi tidak nyaman untuk mencari transportasi," katanya.

Menteri Jonan pun Harus Tanggung Jawab



JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI  yang membidangi perlindungan konsumen, Bambang Haryo, menegaskan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan harus ikut bertanggung jawab atas dugaan adanya penerbangan illegal maskapai penerbangan.

Sebab, yang berhak memberikan kelaikan dan  ijin terbang lintas negara sebuah maskapai penerbangan adalah  Menteri Perhubungan sendiri. "Menhub yang harus bertanggung jawab. Kelayakan terbang apalagi lintas negara, itu atas ijin dan tanda tangan menhub langsung," Kata Bambang Haryo, Selasa (6/1).

Menurutnya, dalam tragedi jatuhnya AirAsia QZ8501, pihak maskapai tidak bisa disalahkan karena bersifat pasif.  Sementara menhub sifatnya aktif dalam memberikan ijinnya sesuai dengan UU No 1 tahun 2009 pasal 122 (2),  tentang penerbangan. 

Disitulah  disebutkan bahwa jaringan dan rute penerbangan luar negeri ditetapkan oleh menteri berdasarkan perjanjian angkutan antar negara. "Undang-undang itukan sudah jelas.  Kementrian perhubungan yang perlu diinvestigasi dan dilakukan penyidikan" ujarnya.

Dengan peristiwa AirAsia yang sudah terjadi, pembekuan rute Surabaya-Singapura  bukanlah solusi yang jitu. Justru kementerian perhubungan telah melakukan pelanggaran UU No 8 (1) Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen jika dilihat dari  kenyamanan dalam ketersediaan angkutan untuk masyarakat.

Diduga Ada Keteledoran Kemhub



JAKARTA- Jalur penerbangan Air Asia dengan rute Surabaya-Singapura atas kasus jatuhnya pesawat QZ8501 masih simpang siur. Beberapa pihak mengatakan penerbangan Air Asia adalah ilegal.
Pakar hukum pidana dari Universitas 17 Agustus (UNTAG) Surabaya, Kris Laga Kleden, memiliki pandangan lain. Otoritas Bandara Juanda dan Kemenhub justru yang harus bertanggung jawab.

Kleden mengatakan,  penyidik Mabes Polri harus turut melakukan penyidikan terhadap izin terbang pesawat AirAsia QZ 8501. "Kalau Kemenhub menyatakan Air Asia tidak memiliki ijin terbang, kenapa waktu itu bisa terbang. Berarti inikan pihak bandara mengijinkan terbang," kata Kleden, Selasa (6/1).

Kleden mengatakan, otoritas dan kemenhub punya keterkaitan dalam urusan penerbangan. Kalau pesawat Air Asia diizinkan terbang oleh Otoritas Bandara ataupun Kemenhub ini bisa disebut sebagai kelalaian karena menyebabkan kematian.

Sementara untuk pihak Air Asia sendiri, jika memang terbukti tidak ada rute pada hari itu memang bisa disalahkan. Namun, dalam hal ini yang paling bertanggung jawab adalah kemenhub dan otoritas yang menyebabkan Air Asia ini terbang. Oleh sebab itu, lanjutnya, Mabes Polri harus melakukan penyelidikan secara menyeluruh.

Sementara itu, General Manager Angkasa Pura I, Trikora Harjo, mengatakan bahwa Bandara Juanda tidak ada kewenangan memberikan izin terbang. Pihak bandara sebatas memberikan fasilitas tempat. Mengenai pemberian izin, menurut Trikora, adalah wewenang dari Direktur Jenderal Perhubungan Udara.

Kemenhub Bertanggung Jawab Atas Izin Terbang AirAsia



JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membekukan rute Surabaya-Singapura milik AirAsia karena dinilai melanggar aturan izin terbang.
Pakar Hukum Pidana dari Universitas 17 Agustus (Untag) Surabaya, Kris Laga Kleden, menilai, Kemenhub dan otoritas bandara adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas hal itu.
"Kalau Kemenhub menyatakan AirAsia tidak memiliki izin terbang, kenapa waktu itu bisa terbang. Berarti ini pihak bandara mengizinkan terbang," ujar Kleden.
Otoritas Bandara dan Kemenhub punya keterkaitan dalam urusan penerbangan. Jika pesawat AirAsia diizinkan terbang oleh Otoritas Bandara ataupun Kemenhub di waktu yang tidak sesuai jadwal, maka ini bentuk kelalaian.
Kleden melanjutkan, kelalaian berujung hilangnya nyawa manusia dapat ditindak secara hukum. Menurutnya, Mabes Polri harus terlibat dalam penyelidikan menyeluruh atas kasus itu.
Seperti diketahui, pesawat AirAsia nomor penerbangan QZ 8501 rute Surabaya-Singapura terbang pada Minggu 28 Desember 2014 pagi. Nahas, pesawat berpenumpang 155 orang dan tujuh kru itu jatuh di perairan Selat Karimata, Pangkalan Bun, Kalteng.
Belakangan terungkap, AirAsia tidak memiliki izin terbang pada hari itu, karena izin dari Kementerian Perhubungan adalah Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Atas dasar itulah, Kementerian di bawah pimpinan Ignasius Jonan, membekukan rute tersebut.

Tuesday, November 25, 2014

Capcom Umumkan Game PS4 Baru Yang Bakal Buat Gamer Melotot

Publisher dari game Resident Evil, Capcom mengumumkan bahwa mereka akan membuat sebuah game PS4 yang bakal berbeda dari game-game yang ada sebelumnya, yang akan membuat para gamers melotot karena takjub. Pengumuman ini disampaikan oleh produser Capcom Jun Takeuchi melalui Gematsu.
Capcom Umumkan Game PS4 Baru Yang Bakal Buat Gamer Melotot
Takeuchi menyampaikan bahwa konsol PS4 memang mempunyai sistem yang sangat luar biasa, dirinya mengaku terus mempelajari hal baru dari sistem PS4.
Ketika ditanya apakah Capcom tengah mempersiapkan judul baru untuk konsol next gen, Takeuchi menyampaikan bahwa saat ini Capcom bersiap sedang menggarap sebuah game baru. 
"Tentu saja, saat ini kita melihat bagaimana kita bisa mendorong kinerja game engine. Kalian akan terkejut bagaimana kualitas dari game yang sedang kita kerjakan saat ini. Kami rasa kami akan mengumumkan gamenya segera. Jadi harap menunggu sebentar lagi, walaupun saya rasa itu sangat menyebalkan" Ujar Takeuchi.
Belum jelas dan ada keterangan tengan game dengan genre apakah yang akan diusung Capcom nantinya. Seperti yang kita tahu bahwa capcom saat ini tengah mengerjakan satu judul game untuk konsol PS4 yakni Deep Down yang berbasis Free to Play dengan menyajikan banyak Dungeon dan Monster yang mengerikan. Takeuchi juga menambahkan bahwa produser dari game Deep Down tengah mengerjakan game yang dimaksud Takeuchi meskipun belum jelas waktu pengumumannya.
Takeuchi merupakan produser Capcom yang telah berhasil mengerjakan beberapa game sukses seperti Onimusha, Lost Planet, dan Resident Evil. Seperti apa game baru yang disebut-sebut bakal menggemparkan? Kita tunggu saja.